Cite This        Tampung        Export Record
Judul Postmodernisme Teori dan Metod / Akhyar Yusuf
Pengarang Akhyar Yusuf
Penerbitan Jakarta : Rajawali Pres, 2014
Deskripsi Fisik xvi+216hlm ;16cmx24cm
ISBN 978-979-769-692-4
Subjek Fiskologi
Abstrak Postmodernisme Teori dan Metod Persoalan dunia yang terfragmentasi, ambigu, tidak menentu, kaburnya batas antara realitas dengan citraan, lenturnya batas batas antar budaya, munculnya fenomena virtual (ekonomi virtual, politik virtual dll) dan sebagainya, inilah fenomena sosial-budaya baru kekinian-yang kerap juga disebut sebagai karakteristik kebudayaan postmodem. Dilatarbelakangi oleh perubahan fenomena sosial-budaya kekinian yang sudah jauh berbeda dengan era sebelumnya, maka tidak sedikit para filsuf dan ilmuwan menganjurkan agar adanya pergantian paradigma sebab paradigma lama (positivisme, strukturalisme, Marxisme dll) tidak lagi memadai untuk memahami fenomena sosial-budaya kekinian itu
Lokasi Akses Online Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
PD806 149.97 AKH p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
PD807 149.97 AKH p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
PD808 149.97 AKH p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000004264
005 20240720033539
020 # # $a 978-979-769-692-4
035 # # $a 0010-0724000356
082 # # $a 149.97
084 # # $a 149.97 AKH p
100 0 # $a Akhyar Yusuf
245 1 # $a Postmodernisme Teori dan Metod /$c Akhyar Yusuf
260 # # $a Jakarta :$b Rajawali Pres,$c 2014
300 # # $a xvi+216hlm ; $c 16cmx24cm
520 # # $a Postmodernisme Teori dan Metod Persoalan dunia yang terfragmentasi, ambigu, tidak menentu, kaburnya batas antara realitas dengan citraan, lenturnya batas batas antar budaya, munculnya fenomena virtual (ekonomi virtual, politik virtual dll) dan sebagainya, inilah fenomena sosial-budaya baru kekinian-yang kerap juga disebut sebagai karakteristik kebudayaan postmodem. Dilatarbelakangi oleh perubahan fenomena sosial-budaya kekinian yang sudah jauh berbeda dengan era sebelumnya, maka tidak sedikit para filsuf dan ilmuwan menganjurkan agar adanya pergantian paradigma sebab paradigma lama (positivisme, strukturalisme, Marxisme dll) tidak lagi memadai untuk memahami fenomena sosial-budaya kekinian itu
650 # 4 $a Fiskologi
856 # # $a Umum
990 # # $a F2014806
990 # # $a F2014807
990 # # $a F2014808
Content Unduh katalog