
| Judul | Bangkit dengan 7 Budi utama / Ary Ginanjar Agustian |
| Pengarang | Ary Ginanjar Agustian |
| EDISI | Cet. ke 2 |
| Penerbitan | Jakarta : Arga Publishing, 2009 |
| Deskripsi Fisik | xiii,178 hlm :ilus ;15x20 cm |
| ISBN | 978-979-1238-32-6 |
| Subjek | Karya Umum |
| Abstrak | Puluhan tahun sudah Bangsa Indonesia merdeka, ternyata yang utama kini bukanlah seperti yang dicanangkan dan dicita-citakan sast kebangkitan yaitu "kemuliaan budi Karena itu kemudian bangsa Indonesia mengalami krisis yang luar biasa karena yang utama pada bangsa ini lebih pada kekuasaan, harta, dan jabatan. Sedangkan budi, moral, etika, akhlak, tidak lagi dinomorsatukan. Kini banyak orang merasa menjadi begitu utama ketika memiliki harta yang banyak serta kekuasaan dan jabatan yang tinggi. Kini orang berlomba-lomba untuk menjadi harta-utama, kekuasaan- utama, dan jabatan-utama. Dengan Tujuh Budi Utama-lah bangsa ini menjadi utama dan kembali bangkit. Mari bersama-sama menyebarkan nilai-nilai ini di manapun, di rumah, di perkantoran, dan di masyarakat. Hingga di setiap jengkal tanah negeri ini, ketujuh nilai Budi Utama ini akan tertanam. Hingga keutamaan masyarakat bangsa ini bukan lagi pada apa yang ditunjukkan secara fisik, yaitu kekayaan, jabatan, dan kekuasaan. Namun, nilai-nilai luhurlah yang dij |
| Lokasi Akses Online | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| Tim2 240 | 153.2 ARY b | Dapat dipinjam | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum | Tersedia |
| Tim2 241 | 153.2 ARY b | Dapat dipinjam | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000004705 | ||
| 005 | 20240807061323 | ||
| 020 | # | # | $a 978-979-1238-32-6 |
| 035 | # | # | $a 0010-0824000259 |
| 082 | # | # | $a 153.2 |
| 084 | # | # | $a 153.2 ARY b |
| 100 | 0 | # | $a Ary Ginanjar Agustian |
| 245 | 1 | # | $a Bangkit dengan 7 Budi utama /$c Ary Ginanjar Agustian |
| 250 | # | # | $a Cet. ke 2 |
| 260 | # | # | $a Jakarta :$b Arga Publishing,$c 2009 |
| 300 | # | # | $a xiii,178 hlm : $b ilus ; $c 15x20 cm |
| 520 | # | # | $a Puluhan tahun sudah Bangsa Indonesia merdeka, ternyata yang utama kini bukanlah seperti yang dicanangkan dan dicita-citakan sast kebangkitan yaitu "kemuliaan budi Karena itu kemudian bangsa Indonesia mengalami krisis yang luar biasa karena yang utama pada bangsa ini lebih pada kekuasaan, harta, dan jabatan. Sedangkan budi, moral, etika, akhlak, tidak lagi dinomorsatukan. Kini banyak orang merasa menjadi begitu utama ketika memiliki harta yang banyak serta kekuasaan dan jabatan yang tinggi. Kini orang berlomba-lomba untuk menjadi harta-utama, kekuasaan- utama, dan jabatan-utama. Dengan Tujuh Budi Utama-lah bangsa ini menjadi utama dan kembali bangkit. Mari bersama-sama menyebarkan nilai-nilai ini di manapun, di rumah, di perkantoran, dan di masyarakat. Hingga di setiap jengkal tanah negeri ini, ketujuh nilai Budi Utama ini akan tertanam. Hingga keutamaan masyarakat bangsa ini bukan lagi pada apa yang ditunjukkan secara fisik, yaitu kekayaan, jabatan, dan kekuasaan. Namun, nilai-nilai luhurlah yang dijunjung tinggi, sehingga korupsi dan pelanggaran hukum tak lagi mempunyai tempat di negeri ini. |
| 650 | # | 4 | $a $a Karya Umum |
| 856 | # | # | $a Umum |
| 990 | # | # | $a F2009 240 |
| 990 | # | # | $a F2009 241 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :