01156 2200241 4500001002100000005001500021035002000036245007700056100001800133250001300151300002800164856001000192260003200202082001000234084001700244020002200261600001000283520058100293990001000874990001000884990001000894990001000904INLIS00000000000205720231129051222 a0010-11230000341 aFikih Nusantara :bDimensi Keilmuan dan Pengembangannya /cAkmal Bashori0 aAkmal Bashori aCet.1.-- ax, 216 hlm. ;c14x21 cm aAgama aJakarta : :bKencana,c2021 a297.1 a297.1 AKM f a978-623-218-803-7 4aFikih aFikih tidak bisa lepas dari konteks realitas (al-waqi) yang melingkupinya mengingat fikih bukanlah hukum yang melangsit dan terhempas dari kenyataan konkret masyarakat. Sepantasnya sebagai produk pemikiran, fikih yang dikreasikan selalu bersinggungan secara dialektis dengan diversitas budaya bukan saja suku-bangsa atau ras yang beraneka ragam, tetapi juga keanekaragaman kepercayaan (agama) yang ada di Nusantara ini. Pada praktisnya fikih yang ideal berdialektika dengan diversigtas budaya adiluhung ini kian waktu kian terkikis oleh hegemoni diskursus budaya Timur Tengah. a20759 a20760 a20761 a20762