01684 2200193 4500001002100000005001500021035002000036245003800056100001800094300003600112260003200148082000800180084001400188020002200202600001600224520121800240990001601458990001601474INLIS00000000000327720240328022015 a0010-03240002151 aSakura jayakarta /cUntung Wahono0 aWahono Untung axvi + 388 hlm ;c13.5 x 20.5 cm aJakarta :bRepublika,c2012 a813 a813 WAH s a978-602-7595-16-3 4aKesusatraan aKisah perjalanan hidup Wira Kusuma, seorang pengawal Pangeran Wijayakrama, Adipati Jayakarta yang berada di batwah kekuasaan Kesultanan Banten. Saat terjadi pengepungan benteng Kompeni di Jayakarta, Pangeran Wijayakrama berselisih paham dengan Pangeran Mangkubumi Ranamenggala yang menjadi penguasa Banten. Ini menyebabkan Pangeran Wjayakrama dicopot dari jabatannya dan diasingkan bersama para pengawalnya. Wira Kusuma berhasil kabur dan bekerja pada kapal Kompeni De Vosje yang kemudian berlayar ke Hirado, sebuah wilayah di Jepang selatan. Saat itu Hirado adalah pangkalan kapal Kompeni terbesar di Asia. Di Hirado, ia berkenalan dengan seorang prajurit Istana Edo, bernama Akio. Perkenalan dengan Akio dan segala permasalahan yang dihadapinya membuat Wira Kusuma menghayati perbedaan- perbedaan sostal dan politik antara negerinya dan negeri Jepang, terutama dalam menghadapi keinginan menjajah dari orang-orang Belanda. Pengalaman bersama Akio menumbuhkan kesadaran pada diri Wira Kusuma tentang sebuah kenyataan, mengapa Kompeni tidak mampu mengembangkan kekuasaan perdagangan, politik dan milit- ernya di Jepang dan justru sukses di Nusantara ini, dengan dimu' direbutnya Jayakarta. aKS 2016 350 aKS 2016 351