Cite This        Tampung        Export Record
Judul Seribu Wajah Ayah / Nurun Ala
Pengarang Nurun Ala
EDISI Cet.3
Penerbitan Jakarta : Grasindo, 2022
Deskripsi Fisik vii, 134 hlm :ilus ;13 x 19
ISBN 978-602-052-267-8
Subjek novel
Abstrak Novel Seribu Wajah Ayah ditulis lima tahun lalu, saat saya baru saja menikah dan ayah masih hidup. Beliau adlah pembaca pertama naskah ini, sekaligus pembaca setia karya-karya saya. Beliau selalu percaya dan mendukung mimpi-mimpi saya, serta menjadi orang yang paling antusias menanti setiap karya terbaru saya. Beliau adalah alasan saya menulis novel ini. Kini menghadirkan kembali kisah ini ketika saya telah menjadi ayah dan ayah saya telah tiada, barangkali jadi semacam pengingat bagi diri. Bahwa wujud kasih seorang ayah tak melulu berbentuk materi dan wujud bakti seorang anak selayaknya tak sekadar nilai tinggi atau sederet prestasi. Bahwa cinta bukan cuma perihal angka-angka.Novel ini kupersembahkan untuk ayahku, anakku, semua ayah, dan semua anak di dunia.
Lokasi Akses Online Fiksi

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
29219 F 813 NUR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
29220 F 813 NUR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Dipinjam
29221 F 813 NUR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Dibaca
29222 F 813 NUR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Dipinjam
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002106
005 20231204063207
020 # # $a 978-602-052-267-8
035 # # $a 0010-1223000042
082 # # $a F 813
084 # # $a F 813 NUR s
100 0 # $a Nurun Ala
245 1 # $a Seribu Wajah Ayah /$c Nurun Ala
250 # # $a Cet.3
260 # # $a Jakarta :$b Grasindo,$c 2022
300 # # $a vii, 134 hlm : $b ilus ; $c 13 x 19
520 # # $a Novel Seribu Wajah Ayah ditulis lima tahun lalu, saat saya baru saja menikah dan ayah masih hidup. Beliau adlah pembaca pertama naskah ini, sekaligus pembaca setia karya-karya saya. Beliau selalu percaya dan mendukung mimpi-mimpi saya, serta menjadi orang yang paling antusias menanti setiap karya terbaru saya. Beliau adalah alasan saya menulis novel ini. Kini menghadirkan kembali kisah ini ketika saya telah menjadi ayah dan ayah saya telah tiada, barangkali jadi semacam pengingat bagi diri. Bahwa wujud kasih seorang ayah tak melulu berbentuk materi dan wujud bakti seorang anak selayaknya tak sekadar nilai tinggi atau sederet prestasi. Bahwa cinta bukan cuma perihal angka-angka.Novel ini kupersembahkan untuk ayahku, anakku, semua ayah, dan semua anak di dunia.
600 # 4 $a novel
856 # # $a Fiksi
990 # # $a 20791
990 # # $a 20792
990 # # $a 20793
990 # # $a 20794
Content Unduh katalog