Cite This        Tampung        Export Record
Judul Asiyah : Sang mawar Gurun Fir'aun / Sibel Eraslan
Pengarang Sibel Eraslan
EDISI Cet.1.--
Penerbitan Jakarta : Kaysa Media, 2022
Deskripsi Fisik vi, 370 hlm ;13 x 20 cm
ISBN 978-602-215-133-3
Subjek Motivasi
Abstrak Pagi itu, Nil menangis untuk saudara perempuannya... Seluruh ikan yang berada di dalamnya, mutiara-mutiara yang berada di tepiannya, anemon yang berada jauh di dalamnya, pohon-pohon akasia yang berada di sudutnya, gurun-gurun yang menjaga bukit-bukit rahasia di dalamnya. Setangkai mawar akan tetap indah, meskioun telah tiada. Meninggalkan kesan yang tak terlupakan, Asiyah adalah mawar yang tumbuh mekar mewangi di gurun-gurun Mesir. Memegang teguh akidahnya, percaya akan Allah yang Mahatunggal, bahkan hingga jilatan lidah api menyentuh kulitnya. Asiyah, seorang ibu yang mengasuh Musa yang ditemukannya terhanyut di Nil, seorang muslimah yang sungguh pantas menjadi teladan.
Lokasi Akses Online Filsafat

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
29207 153.2 SIB a Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
29208 153.2 SIB a Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
29209 153.2 SIB a Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Dibaca
29210 153.2 SIB a Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002403
005 20231221050112
020 # # $a 978-602-215-133-3
035 # # $a 0010-1223000339
082 # # $a 153.2
084 # # $a 153.2 SIB a
100 0 # $a Sibel Eraslan
245 1 # $a Asiyah : $b Sang mawar Gurun Fir'aun /$c Sibel Eraslan
250 # # $a Cet.1.--
260 # # $a Jakarta :$b Kaysa Media,$c 2022
300 # # $a vi, 370 hlm ; $c 13 x 20 cm
520 # # $a Pagi itu, Nil menangis untuk saudara perempuannya... Seluruh ikan yang berada di dalamnya, mutiara-mutiara yang berada di tepiannya, anemon yang berada jauh di dalamnya, pohon-pohon akasia yang berada di sudutnya, gurun-gurun yang menjaga bukit-bukit rahasia di dalamnya. Setangkai mawar akan tetap indah, meskioun telah tiada. Meninggalkan kesan yang tak terlupakan, Asiyah adalah mawar yang tumbuh mekar mewangi di gurun-gurun Mesir. Memegang teguh akidahnya, percaya akan Allah yang Mahatunggal, bahkan hingga jilatan lidah api menyentuh kulitnya. Asiyah, seorang ibu yang mengasuh Musa yang ditemukannya terhanyut di Nil, seorang muslimah yang sungguh pantas menjadi teladan.
600 # 4 $a Motivasi
856 # # $a Filsafat
990 # # $a 20875
990 # # $a 20876
990 # # $a 20877
990 # # $a 20878
Content Unduh katalog