Cite This        Tampung        Export Record
Judul Titipan Umar Kayam : Sekumpulan Kolom Di Majalah Tempo / Umar Kayam
Pengarang Umar Kayam
Penerbitan Jakarta : Tempo inti media, 2002
Deskripsi Fisik xviii + 257 hlm ;21,5 x 15 cm
ISBN 978-979-444-447-4
Subjek Kesusatraan
Abstrak Kolom Umar Kayam bisa mengambil contoh cerita wayang, bisa mengejek perilaku karikatural yang ditemukannya, yang jelas keprihatinannya tentang otentisitas tak pernah lepas. la ingin melihat perubahan. la ingin, bahkan teramat ingin, mengajak bangsanya menjelajahi cakrawala yang tanpa batas, tetapi tidak at any price ... ia tak ingin satu pun yang dikorbankan, apalagi "wong cilik" yang selalu berada dalam situasi defenseless. Jika hanya satu kolomnya yang dibaca, dan kalau cuma satu cerita pendeknya yang sempat ternikmati, ita dengan mudah bisa terjebak pada penafsiran seakan-akan ia adalah seorang konservatif. Umar Kayam tidak terwakili oleh sebuah kolom dan bukan pula sebuah cerita pendek atau novel sekalipun. la diwakili oleh keseluruhan tulisan apapun coraknya, candanya, kelakarnya, bahkan, mungkin juga, kodongkolannya ... Bagi mereka yang sama sekali tak tahu bahasa Jawa, Inggris, dar Belanda, mungkin gaya Umar Kayam bisa menjengkelkan: apa maksudnya dengan kata-kata yang aneh itu. Tet
Lokasi Akses Online Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
KK 210 800 UMA t Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
KK 211 800 UMA t Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Dibaca
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002882
005 20240203035141
020 # # $a 978-979-444-447-4
035 # # $a 0010-0224000070
082 # # $a 800
084 # # $a 800 UMA t
100 0 # $a Umar Kayam
245 1 # $a Titipan Umar Kayam : $b Sekumpulan Kolom Di Majalah Tempo /$c Umar Kayam
260 # # $a Jakarta :$b Tempo inti media,$c 2002
300 # # $a xviii + 257 hlm ; $c 21,5 x 15 cm
520 # # $a Kolom Umar Kayam bisa mengambil contoh cerita wayang, bisa mengejek perilaku karikatural yang ditemukannya, yang jelas keprihatinannya tentang otentisitas tak pernah lepas. la ingin melihat perubahan. la ingin, bahkan teramat ingin, mengajak bangsanya menjelajahi cakrawala yang tanpa batas, tetapi tidak at any price ... ia tak ingin satu pun yang dikorbankan, apalagi "wong cilik" yang selalu berada dalam situasi defenseless. Jika hanya satu kolomnya yang dibaca, dan kalau cuma satu cerita pendeknya yang sempat ternikmati, ita dengan mudah bisa terjebak pada penafsiran seakan-akan ia adalah seorang konservatif. Umar Kayam tidak terwakili oleh sebuah kolom dan bukan pula sebuah cerita pendek atau novel sekalipun. la diwakili oleh keseluruhan tulisan apapun coraknya, candanya, kelakarnya, bahkan, mungkin juga, kodongkolannya ... Bagi mereka yang sama sekali tak tahu bahasa Jawa, Inggris, dar Belanda, mungkin gaya Umar Kayam bisa menjengkelkan: apa maksudnya dengan kata-kata yang aneh itu. Tetapi di sinilah kekuat Umar Kayam. la tak ingin menjadikan bahasa sebagai belenggu unt.. menyatakan pikiran...
650 # 4 $a Kesusatraan
856 # # $a Umum
990 # # $a KS 2013 210
990 # # $a KS 2013 211
Content Unduh katalog