Cite This        Tampung        Export Record
Judul Santri Lembah Selatan / Sirajuddin Bantang
Pengarang Sirajuddin Bantang
Penerbitan Makassar : Pustaka Refleksi, 2007
Deskripsi Fisik viii + 88 hlm ;14 x 21 cm
ISBN 979-3570-56-3
Subjek Kesusatraan
Abstrak Novel religius ini, mengisahkan seorang gadis bernama Fatimah belajar di pesantren di lembah Gunung Lompobattang. Para santri diajar bagaimana mengelola hati dengan pendekatan tasawuf. Ketika liburan puasa, Fatimah ke rumah orang tuanya di Pallangga, Gowa. la menghadapi kenyataan kalau ayahnya telah berubah. Menjadi pemabuk dan penjudi. Akibatnya ibunya jatuh sakit dan menjadi pergunjingan di kalangan tetangga. Dengan bekal pengetahuan agama, Fatimah dengan sabar menyadarkan ayahnya dan kembali ke jalan benar. Keluarga mereka kembali bahagia, dan mereka pindah ke lembah Gunung Lompobattang untuk memulai kehidupan baru dan dekat dengan alam. Novelini menuntun kita lebih mengenal tentang hati, dan bagaimana mengelolanya, agar terhindar dari penyakit hati, seperti dengki, hasud, dan iri.
Bahasa Tidak tersedia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
KK 234 813 SIR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
KK 235 813 SIR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
KK 236 813 SIR s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003047
005 20240228033749
008 240228###########################0######
020 # # $a 979-3570-56-3
035 # # $a 0010-0224000235
082 # # $a 813
084 # # $a 813 SIR s
100 0 # $a Sirajuddin Bantang
245 1 # $a Santri Lembah Selatan /$c Sirajuddin Bantang
260 # # $a Makassar :$b Pustaka Refleksi,$c 2007
300 # # $a viii + 88 hlm ; $c 14 x 21 cm
520 # # $a Novel religius ini, mengisahkan seorang gadis bernama Fatimah belajar di pesantren di lembah Gunung Lompobattang. Para santri diajar bagaimana mengelola hati dengan pendekatan tasawuf. Ketika liburan puasa, Fatimah ke rumah orang tuanya di Pallangga, Gowa. la menghadapi kenyataan kalau ayahnya telah berubah. Menjadi pemabuk dan penjudi. Akibatnya ibunya jatuh sakit dan menjadi pergunjingan di kalangan tetangga. Dengan bekal pengetahuan agama, Fatimah dengan sabar menyadarkan ayahnya dan kembali ke jalan benar. Keluarga mereka kembali bahagia, dan mereka pindah ke lembah Gunung Lompobattang untuk memulai kehidupan baru dan dekat dengan alam. Novelini menuntun kita lebih mengenal tentang hati, dan bagaimana mengelolanya, agar terhindar dari penyakit hati, seperti dengki, hasud, dan iri.
600 # 4 $a Kesusatraan
990 # # $a KS 2014 234
990 # # $a KS 2014 235
990 # # $a KS 2014 236
Content Unduh katalog