Cite This        Tampung        Export Record
Judul Sepatu Terakhir / Toni Tegar Sahidi
Pengarang SAhidi tegar toni
Penerbitan Jakarta : Republika, 2012
Deskripsi Fisik 310 hlm ;14x20cm
ISBN 978-602-7595-21-7
Subjek Kesusatraan
Abstrak Hidup Pak Marwan adalah identik dengan sepatu. Jalan hidupnya tak jauh dari alas kaki itu. Punya ayah tukang sol sepatu, pernah bekerja di pabrik sepatu sampai membuka usaha pembuatan sepatu sendiri. Caranya menjalani bisnis yang tak biasa justru menjadikan namanya dikenal sebagai "bapak sepatu' di desanya. Desa kecil di Blitar, Jawa Timur, yang tak punya banyak sumber daya. Kehilangan anak kandung dan ditinggal istri sempat membuatnya terpuruk. Namun Alin, si anak angkat yang tobat dari kenakalannya menjadi teman setia sang ayah. Hubungan keduanya yang hangat terusik dengan surat pendek dari sang ayah yang tiba-tiba ingin pensiun membuat sepatu. Sebuah sepatu istimewa pun menjadi penutup perjalanan sang ayah dengan sepatu. Sepatu terakhir yang disayembarakan secara tak biasa. Sepatu pamungkas Pak Marwan juga menjadi pembuka jalan bagi ayah dan anak itu mendengar kisah- kisah heroik dari orang-orang biasa. Sampai suatu ketika Alin menemukan jawaban atas sikap misterius sang ayah sela

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
KK 352 813 SAH s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
KK 353 813 SAH s Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Pinrang - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003279
005 20240328022953
020 # # $a 978-602-7595-21-7
035 # # $a 0010-0324000217
082 # # $a 813
084 # # $a 813 SAH s
100 0 # $a SAhidi tegar toni
245 1 # $a Sepatu Terakhir /$c Toni Tegar Sahidi
260 # # $a Jakarta :$b Republika,$c 2012
300 # # $a 310 hlm ; $c 14x20cm
520 # # $a Hidup Pak Marwan adalah identik dengan sepatu. Jalan hidupnya tak jauh dari alas kaki itu. Punya ayah tukang sol sepatu, pernah bekerja di pabrik sepatu sampai membuka usaha pembuatan sepatu sendiri. Caranya menjalani bisnis yang tak biasa justru menjadikan namanya dikenal sebagai "bapak sepatu' di desanya. Desa kecil di Blitar, Jawa Timur, yang tak punya banyak sumber daya. Kehilangan anak kandung dan ditinggal istri sempat membuatnya terpuruk. Namun Alin, si anak angkat yang tobat dari kenakalannya menjadi teman setia sang ayah. Hubungan keduanya yang hangat terusik dengan surat pendek dari sang ayah yang tiba-tiba ingin pensiun membuat sepatu. Sebuah sepatu istimewa pun menjadi penutup perjalanan sang ayah dengan sepatu. Sepatu terakhir yang disayembarakan secara tak biasa. Sepatu pamungkas Pak Marwan juga menjadi pembuka jalan bagi ayah dan anak itu mendengar kisah- kisah heroik dari orang-orang biasa. Sampai suatu ketika Alin menemukan jawaban atas sikap misterius sang ayah selama ini.
600 # 4 $a Kesusatraan
990 # # $a KS 2016 352
990 # # $a KS 2016 353
Content Unduh katalog